Menjadi Bangsa yang Percaya Diri

Oleh: Dedy Rahmat
Saya ingin berbagi cerita sedikit dengan semua teman-teman soal penggunaan simbol negara asing atau atributnya yang sering digunakan oleh rakyat kita. Terutama kaum muda-mudi. Ini mungkin persoalan sepele, dan tidak penting sama sekali. Tapi persoalan ini sempat membuat saya merenung tentang sebuah masalah; apakah ini ada kaitannya dengan terkikisnya nasionalisme? Sebelum saya berbicara lebih jauh, mohon dimengerti bahwa apa yang saya sampaikan tidak ada kaitannya dengan sentimen terhadap bangsa lain. Dalam tulisan ini, saya hanya melihat dari sisi kita saja, bukan karena kebencian apalagi provokasi untuk tidak menghormati bangsa lain, beserta simbol-simbol negaranya.
Tidak “PD” dengan Warna Bendera Sendiri
Sebenarnya pikiran ini sudah lama terngiang dalam benak saya, namun sebelumnya hanya sebatas lamunan dan tidak pernah secara panjang lebar saya membicarakan atau berdiskusi dengan orang lain tentang masalah ini. Kita tentu sering melihat bangsa kita (terutama kaum muda) menggunakan simbol-simbol negara asing. Terutama bendera atau lambang negara asing yang menempel pada kaos, jeket, sepatu, styker, kaos kaki, tas, dll. Yang membuat saya heran, kenapa mereka begitu bangga menggunakan simbol-simbol negara asing?
Kenapa mereka tidak bangga terhadap simbol-simbol negaranya sendiri? Dan yang membuat saya bertanya-tanya kembali, kita juga harus mengakui bahwa sombol negara kita tidak sepopuler simbol negara asing tersebut (terutama, maaf simbol negara Amerika atau Inggris misalnya. Sekali lagi saya menyebut negara ini tidak ada sentimen tertentu sama sekali!).
Bahkan saya kira yang terjadi justru sebaliknya, bendera kita kita tidak populer di Amerika, Inggris, atau negara Eropa lainnya. Dalam artian, di sana simbol negara kita itu tidak digunakan oleh rakyatnya sebagaimana yang terjadi di Indonesia (sederhananya, rakyat Amerika atau Inggris, tidak sengaja datang ke toko baju untuk membeli kaos berbendera Indonesia, misalnya). Apalagi di Amerika. Negara ini terkenal dengan nasionalisme yang tinggi. Rakyat di sana bangga menggunakan atribut bangsanya sendiri. Lalu kalau di sana saja rakyatnya bangga terhadap simbolnya sendiri, kenapa kita tidak bangga dengan simbol negara kita sendiri?
Ada sebuah persoalan yang sangat mendasar bagi saya, yang membuat kenapa ini terjadi. Mungkin bagi sebagian orang (maaf), telah terjadi sebuah pergeseran nilai yang membuat mereka kehilangan kepercayaan diri. Tanpa mereka sadari, sesungguhnya mereka telah memperlihatkan betapa mereka merasa lemah dihadapan bangsa lain (anda boleh setuju atau tidak setuju dengan pendapat ini). Masalah ini menurut saya cukup memprihatinkan. Betapa tidak! Dulu para pejuang kemerdekaan di seluruh Nusantara, bersusah payah berupaya “mengibarkan merah putih” selama 350 tahun masa penjajahan.
Merah Putih Terpancang Lewat Perjuangan Berat
Sebelum the founding fathers Soekarno - Hatta dengan lantang membacakan teks proklamasi pada 17 Agustus 1945, telah jutaan nyawa melayang melawan koloni. Proklamasi itu adalah “bayaran” terhadap jutaan rakyat yang menderita ratusan tahun di bawah penjajahan Belanda, Portugis, dan Jepang. Betapa rakyat kita dulu dengan penuh suka cita dan bangga mengibarkan Sang Saka Merah Putih, ketika proklamasi didengungkan ke seluruh Dunia.
Kebanggaan dan rasa haru yang pasti tak terkira, mengingat disamping suka cita itu, kakek-buyut, ayah-ibu, sanak saudara dan kerabat mereka telah mati akibat siksaan kaum penjajah, dengan menggenaskan. Ada yang meregang nyawa karena pertempuran, diadu domba, pembantaian ribuan rakyat sipil, bahkan meninggal dunia saat dipaksa menjadi pekerja rodi, yang bekerja seperti “binatang” hingga badan tinggal “tulang dan kulit” karena beratnya pekerjaan pengerukan sumber daya alam yang ketika itu dikuras habis penjajah
Mengingat betapa beratnya perjuangan “menancapkan bendera Merah Putih” itu, maka sudah sepatutnya kita bangga dengan sombol negara sendiri. Kita harus bangga, karena simbol kedaulatan negara itu akhirnya dapat berkibar dengan gagah, lewat perjuangan yang sangat melelahkan dan menyakitkan. Melalui darah berlimpah ketika para pahlawan dengan berani melawan tank dan peralatan tempur modern dengan bambu runcing.
Jadilah Kaum Percaya Diri - Menghargai Jasa Pahlawan
Namun demikian, bangga terhadap bangsa sendiri sebagai bagian dari nasionalisme itu tentu tidak bisa dibuktikan dengan sekedar menggunakan atribut negara sendiri. Tetapi paling tidak itu adalah upaya kita untuk “percaya pada diri sendiri”, menjadi bangsa yang berani dan menghormati jasa para pahlawan yang tentunya mereka tidak ingin anak-cucunya kehilangan jati diri terhadap bangsanya sendiri.
Seandainya para pejuang yang telah gugur itu masih hidup dan melihat kenyataan bahwa anak cucunya kehilangan kebanggaan akan simbol negaranya sendiri, mungkin mereka akan menangis, karena dalam bayangan mereka “perjuangan hingga titik darah penghabisan” itu sejatinya membuat kita menjadi bangsa yang “penuh percaya diri!”.
sumber gambar (berdasarkan urutan posting):
http://www.atlasnetwork.org
http://gerrilya.files.wordpress.com
http://id.wikipedia.org
http://swaramuslim.com
Agustus 26th, 2009 at 18:22
Mengembalikan kepercayaan diri rakyat ini sangat membutuhkan banyak bantuan, terutama dari media massa, baik cetak maupun elektronik.
Bila setiap hari muda mudi qt disuguhi simbol - simbol negara asing, gaya hidup negara asing maka cepat atau lambat mereka akan menirunya dengan disadari ataupun tidak.
Agustus 26th, 2009 at 18:56
thanks sieda untuk komennya. saya setuju dengan pendapat itu. Sekarang yang terjadi memang seperti itu
Agustus 27th, 2009 at 04:11
Memprihatinkan ya Mas. Remaja sekarang, Pancasila aja banyak yang lupa… Dengan mudah masuknya budaya luar seperti sekarang, seharusnya upaya untuk meningkatkan rasa bangga dan percaya diri pada bangsa sendiri harus lebih serius lagi. Pendidikan dari orang tua (ini yang utama) dan sekolah mengkin bisa jadi solusi…
Agustus 27th, 2009 at 04:22
Kenalkan, Seputar Asahan, sebuah Blog yang mencoba kembangkan budaya kritik
untuk pembangunan Kabupaten Asahan. Tampaknya kita punya idealisme sama nih Bung?? Sekali waktu berkunjunglah ke Seputar Asahan
Salam
SA
Agustus 27th, 2009 at 07:38
benar tuh..kate taman2 semua.
mudah2an dengan bulan suci ramadhan ini kita semua terutama kaum muda/i.terbuka hati untuk membangkitkan INDONESIA sebagai tanah air kita yang sekarang dilanda keterpurukan ini
Agustus 27th, 2009 at 09:51
keep smiling met puasa ajah
Agustus 27th, 2009 at 14:41
met siang jg…
Agustus 27th, 2009 at 14:52
yup benar banget.. seharusnya mereka malu pake aksesories bendera negara lain seperti amerika, suatu negara teroris resmi dan penjajah yang dilegalkan oleh PBB
Agustus 27th, 2009 at 15:26
saya butuh kerja sama rekan rekan blogger
Agustus 27th, 2009 at 15:53
menarik bro..sangat bgs infonya, salam kenal
Agustus 27th, 2009 at 17:27
Posting yang bagus juga bersemangat.
Terimakasih banyak atas komentar Anda di blog saya.
Agustus 27th, 2009 at 20:04
kunjungan untuk sohib ku..mudahan sukses untuk mu…:)
Agustus 27th, 2009 at 20:20
hiks… hiks… hiks… sedih nihh… bacanya… hidup Indonesiaku…. MERDEKA.
Agustus 27th, 2009 at 20:37
wahh sip info nya mas
============================
http://fikirjernih.blogspot.com/2009/08/kontes-reviewmu-berhadian-domain-gratis.html
mohon komentar nya
Agustus 28th, 2009 at 01:48
wash tersentuh aka membaca ini..thanks for shar
Agustus 28th, 2009 at 09:32
benar kita harus menjadikan bangsa ini lebih baik lagi caranya dengan merubah diri kita dulu supaya lebih baik lagi
Agustus 28th, 2009 at 10:46
Untuk menjadi bangsa yang dihargai oleh bangsa lain, salah satu caranya setiap pribadi bangsa indonesia menjadi pribadi yang jujur dan saling menghargai satu sama lain dengan demikian kita manjadi negara yang aman. Kalau negara kita aman tentunya akan menjadi makmur, hasil dari semua itu bangsa lain akan segan dan menghormati kita.
Agustus 28th, 2009 at 11:39
bangsa kita udah percaya diri blom ya…
Agustus 28th, 2009 at 11:58
Setuju,bahkan bisa mempererat rasa nasionalisme,kita harus bangga menjadi rakyat Indonesia.
Agustus 28th, 2009 at 12:10
bagus…..
Agustus 28th, 2009 at 12:15
subhanallah persahabatan yang hakiki
Agustus 28th, 2009 at 12:20
Saya dukung terus….
Agustus 28th, 2009 at 12:50
numpang lewat yah teman,,
jangan lupa di link back…hihihihi
“alloow juga, makasih yah dah maen2 ke blogku, btw jadi pengikut diblogku yah,,hehehe,,
saling berbagai kawan, satukan indonesia dari para2 munafik!!!
hehehe,,,
nice being ur friend.
Agustus 28th, 2009 at 12:58
yups.. kita harus menghargai jasa pahlawan….. merdeka…
Agustus 28th, 2009 at 13:13
bener sekali bro, aku setuju sama pendapat anda di posting ini, sepertinya memang perjuangan susah payah para pejuang kita tu dah pada dilupain, ada lo yang lebih parah, banyak anak sekolah sekarang tu gak apal lagu Indonesia Raya, ironis sekali ya…
Agustus 28th, 2009 at 13:28
Artikel yang sangat menarik sekali.
Rasa nasionalisme perlu terus ditumbuhkan utamanya kepada generasi muda. Tugas semua komponen untuk berpartisipasi di dalamnya.
Negeri Indonesia yang jaya dan makmur adalah impian kita semua.
Salam sukses buat dedyrahmat.blogdetik.com
Agustus 28th, 2009 at 13:41
setuju sobat ….
Agustus 28th, 2009 at 13:43
Aku datang seperti badai yang mengamuk… hahahaha.. bercanda kawan-kawan…
INDONESIA TANAH AIR BETA
PUSAKA ABADI NAN JAYA
INDONESIA SEJAK DULU KALA
SALU DI PUJA PUJA BANGSA .. (maksudnya di puja puja bangsa lain sampe di akuin miliknya dia.. Artinya dia cinta dengan Indonesia.)
Hebat Negeriku ini…
Agustus 28th, 2009 at 13:59
dan saya bangga menjadi orang Indonesia…
Agustus 28th, 2009 at 14:18
begitu besar pengorbanan nenek moyang kita sebagai pejuang untuk mendapatkan kemerdekaan yang hakiki dari berbagai macam penjajahan, namun mengapa bangsa kita terutama generasi muda kurang dan tidak sedikitpun menghargai jasa-jasa mereka.. mengapa !!!???
Agustus 28th, 2009 at 14:34
ikutan dukungan penuh
Agustus 28th, 2009 at 14:44
Setuju, Ikut mendukung.. Sob, Keren banget.. Jangan lupa dukung saya juga ikutan meraih dollar GRATIS. :))
Agustus 28th, 2009 at 15:26
berbeda dengan rakyat kebanyakan, yang memang tidak selalu bersentuhan atau sedikit dilarang bersentuhan dengan simbol-simbol negara. Polisi atau PNS aja untuk meengibarkan bendera merah putih mereka berjalan kaki, berbicara kecuali mereka menjadi peserta upacara, BUEH!
Agustus 28th, 2009 at 15:28
MAAF BAGI YANG TIDAK MELAKUKANNYA JANGAN MERASA TERLUDAHI ! BUEH
Agustus 28th, 2009 at 15:37
jadi ingat maqalah:
Hubbul wathan minal iman
Agustus 28th, 2009 at 16:01
yeah..
btul mas bnyak yg bangga pke kaso atau jaket yang ada bendera logo atau tulisan “US*” dlll….
aku ga suka liatnya…
kita jga punya bendera sendiri…
kita terbukti ga bangga sama punya sedniri, tapi ketika punya kita berebut orang lain malah mencak2…ironis memang…
Agustus 28th, 2009 at 16:09
Sejarah emang nggak bisa kita lupakan, karena mbah sendiri adalah bagian dari sejarah dunia blog indonesia
Agustus 28th, 2009 at 16:10
Salam kenal bro, aku blogger Bangka ikut mendukung melestarikan sejarah, budaya, wisata dan keragaman etnis Indonesia
Agustus 28th, 2009 at 16:34
kunjungan balasan, nice info sob
Agustus 28th, 2009 at 16:52
Kunjungan balik…Thank’s udah berkunjung sobat..Sukses juga ya buatmu..
Agustus 28th, 2009 at 18:50
mampiirr lagi..mat malem sobat ku..sukses selalu yaa..
Agustus 29th, 2009 at 02:16
Setuju sob…. sebagai generesi penerus, kita hrus “lanjutkan” perjuangan para pejuang kita salah satuny dg mencintai dan lestarikan kebudayaan NKRI
Salam perjuangan… MERDEKA………
oh ya atas Postinganny ada Award buat anda…
“Indonesian Blogger Award”
diambil yah……..
Lanjutkan perjuangan sob…..
Agustus 29th, 2009 at 08:54
keren,….
I LOve Indonesia….
Agustus 29th, 2009 at 15:55
cinta kepada bangsa indonesia….
siap bela indonesia…merdeka
merdeka
merdeka
Agustus 29th, 2009 at 20:39
ayo maju indonesiaku
Agustus 29th, 2009 at 21:13
merdeka..!!
Agustus 30th, 2009 at 00:27
Postingan-nya bener2x berbobot ney… Ayo maju terus bangsa-ku.. jangan mau kalah dengan negara tetangga!!! Salam kenal bro…
Agustus 30th, 2009 at 01:54
Agak kurang setuju sih bilang orang yg bajunya pake logo bendera asing trus dia di cap ga nasionalis sedangkan orang yg memakai logo bendera indonesia di cap nasionalis. Liat tuh anak SD, yg make seragam merah putih yg melambangkan bendera kita, ga menjamin mereka gedenya bakal nasionalis kan… (lihat aja ma cerminan diri kita dan teman2 kita yg dulu juga memake baju SD yg merupakan representasi lambang bendera di seragam kita)Ada diantara mereka menjadi nasionalis ada juga yg engga.
Trus banyak juga loh, turis2 yg abis berkunjung atau yg belum berkunjung ke Indonesia (yg ini mah dapet oleh2 dr koleganya yg udah keIndonesia) mereka memaake baju atau aksesories berlambang bendera kita atau hal2 yg berbau budaya kita (kayak batik), tapi mereka sama sekali tidak nasionalis ma negara Indonesia tuh. Cm alasan fashion aja.
Memang sih, lebih baik kita memakai produk dalam negeri, akan tetapi ga fair aja rasanya menilai nasionalisme seseorang hanya krn orang itu memakai atau tidak memakai lambang negara atau hal yg berkenaan dg negaranya
Agustus 30th, 2009 at 04:59
aku suka kepemimpinan Bpk Soekarno
Agustus 30th, 2009 at 08:27
kita emank harus belajar mencintai negara sndiri nih,,
kalau enggak bisa seperti kejadian budaya kita diambil malaysia,,
yang orang2 tua pada geram,,sedangkan pemerintah nya tampang adem ayem..
seandainya ada Bpk. Soekarno lagi
Agustus 30th, 2009 at 17:30
bangsa yang percaya diri,
juga bangsa yang punya harga diri..!!
hancurkan malingsia!!!
Agustus 30th, 2009 at 20:48
jangan biarkan jerih payah para pahlawan dijual kepada orang asing.
Agustus 30th, 2009 at 20:53
Ia yah, kok kadang kita kurang jeli dalam memaknai simbol2 negara kita sendiri…
Huhuhu, kita lebih suka memakai baju gambar amerika daripada gambar bendera merah putih…
Salam kenal
Agustus 30th, 2009 at 20:56
mampir nih sob..
Agustus 30th, 2009 at 22:51
Menurut saya rasa nasionalisme bangsa kita itu besar dan tertanam di hati sebagian besar anak negeri ini.
Lalu muncul pertanyaan mengapa banyak kaum muda yang senang memakai atribut negara lain?
Jawabnya sederhana, mereka/negara lain itu berhasil mempromosikan negaranya di negara kita, lewat budaya yang mereka usung.
Tapi saya tetap yakin rasa nasionalisme tetap ada dihati kaum muda Indonesia.
Yang paling penting menurut saya adalah menjaga martabat bangsa jangan sampai dilecehkan negara lain, siapa yang akan memulainya?… jelas bukan TKI, mereka hanya mencari penghidupan yang tidak bisa di dapat di negaranya sendiri. Indonesia aku menangis untuk mu
Agustus 31st, 2009 at 01:44
apa mungkin karena dah terlalu sering melihat atribut merah putih terus mereka2 ini memilih untuk membuat sesuatu yang beda?
tapi saya yakin seratus persen kalo para sobat blogger semuanya pasti memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi (kecuali yg tidak)
apalagi kalo cuma masalah malaysia, saya pernah dikasih tahu ama tetangga saya yg pernah ksana.
dia bilang jumlah keseluruhan orang yg ada di malingsia itu 3/4 adalah orang indonesia dan 1/3 orang china dan lokal.
jadi saya kira kalo cuma pengen menghilangkan negara yg satu itu dari muka bumi ga harus yg dsini turun tangan dah slesi urusan.
…just opinion…
Agustus 31st, 2009 at 02:53
kok gak pd sih?? harusnya pd donk itu khan menunjukkan masyarakat Indonesia simpel ( hanya dua warna ) tetapi mempunyai tekad dan tujuan yang baik..
Agustus 31st, 2009 at 08:24
Betul skali bung, kepercayaan diri adlh modal utama tuk lebih berkarya, tp kl ga PD ma warna bendera negara sendiri sptx ga spt itu deh, mungkin lbh kepada banyaknya hal2 dari negara lain yg dgn bebasnya msk ke negara qta yg pastinya turut berpengaruh terhadap perkembangan pemikiran para anak muda INDONESIA tinggal bgm anak muda tuk dpt menyaring mana yg pantas n ga dgn budaya timur qta, aq rasa jg pandangan PERMADI ttg lemahnya pemerintah dlm menyikapi kecurangan negara lain terhadap negara qta merupakan hal yg mmg hrs disadari oleh pemerintah qta.
Agustus 31st, 2009 at 08:56
Wah teruskan sob, kepercayaan diri sangat perlu.Negara yang besar adalah negara yang percaya diri untuk berkata tegas dan take action pada setiap negara yang mencoba menginjak harga diri bangsa kalau perlu gajang negara itu kalo perlu.Capek rasanya jadi negara yang hanya dengan kata minta maaf saja sudah luluh hatinya.Tolong juga usut video kekerasan pada tki yang kini beredar
Agustus 31st, 2009 at 09:11
sama seperti itulah kita kawula muda yg lebih suka produk luar dari pada produk dalam negeri. menandakan kurang percaya dirinya kita sebagi bangsa indonesia, memng ga mudah mengubah cara pandang yg keliru tersebut. tp mari kita mulai dari hal kecil dengan mencintai produk dalam negeri
I LUV INDONESIA ^_^
Agustus 31st, 2009 at 09:58
merdeka!!!
Agustus 31st, 2009 at 10:08
mampir…
wah bagus banget tulisannya
Agustus 31st, 2009 at 11:56
Saat ini Agak susah untuk menanamkan rasa cinta kepada Negeri sendiri..karena tayangan televisi, media cetak dan lain-lain..para seleb..pejabat dan banyak tokoh masyarakat yg memberikan contoh untuk lebih bangga bergaya hidup kebarat-baratan
Agustus 31st, 2009 at 22:55
Maju pemimpinnya, maju rakyatnya…
Agustus 31st, 2009 at 23:16
Mari kita rubah gaya hidup seperti itu. Tumbuhkan rasa Cinta tanah air mulai dari diri kita sendiri.
September 1st, 2009 at 04:51
Hm, ayo PD dengan lencana Garuda kita, mari PD dengan bendera kita… SEMANGAT!!!
nice posting sobat!
September 1st, 2009 at 10:30
lha makane bangsa ini menajdi semakin terpuruk ya?
September 1st, 2009 at 15:03
met sore juga kawan!!
thanks udah mampir..
Rasa Nasionalis yang tinggi..
sangat bagus..
September 1st, 2009 at 15:11
Kita memang harus PD dan perlu meningkatkan rasa nasionalisme…
semangat bro.
September 1st, 2009 at 16:02
aq dukung penuh kawan, Indonesia Ilove U full…
September 1st, 2009 at 16:02
keren kawan………..?
September 1st, 2009 at 16:45
saat ini, jika mengumandangkan kata merdeka terasa hampa, karena daya juangnya mulai luntur. Berbeda ketika kata merdeka dikumandang pada saat jaman kolonial.
September 1st, 2009 at 17:34
apapun yang terjadi sama bangsa ini i love u my country!!!
September 1st, 2009 at 17:57
hiks… hiks… hiks… sedih nihh… bacanya… hidup Indonesiaku…. MERDEKA.
September 1st, 2009 at 18:19
setelah di LN, terasa banget betapa negara Indonesia itu kaya. Jadi berbanggalah dengan Indonesia.
September 1st, 2009 at 18:42
makasih kunjungannya sob
September 1st, 2009 at 20:06
hidup INDONESIA….
September 2nd, 2009 at 08:00
I Lophe U puLL Indonesia,…
makasih yah kunjungannya,…
September 2nd, 2009 at 08:16
bener tuh,kita harus selalu percaya diri
September 2nd, 2009 at 08:29
betul, kalo tidak kita yang bangga dengan bangsa kita sendiri, siapa lagi yang akan bangga? padahal banyak bangsa lain yang bangga terhadap indonesia… hidup indonesia!!!
September 2nd, 2009 at 10:59
MERDEKA! REPUBLIK jaya
September 2nd, 2009 at 13:55
cintaa indonesiaa !!!
September 2nd, 2009 at 17:47
Teman itu seperti bintang dilangit, meski jauh dia tetap bercahaya,
walaupun kadang mengilang, dia tetap ada, tak dapat dijangkau dan tak bisa dilupakan.
September 2nd, 2009 at 22:24
setuju,…. banyak yang tidak lagi menghargai merah putih…
September 3rd, 2009 at 04:30
thanks infonya…
September 3rd, 2009 at 06:29
mantabb infonya, memotivasi utk lebih nasionalisme
September 3rd, 2009 at 06:33
sebagai Warga Indonesia…Qt wajib Cinta Indonesia… ini ne jadix kalo Qt terlalu cuek dg Kbudayaan Indonesia..bnyak kbudayaan Indonesia diKlem milik malaysia….
Semangat Indonesiaku….
September 3rd, 2009 at 08:01
TQ
September 3rd, 2009 at 09:25
terima kasih atas kunjungannya
September 3rd, 2009 at 10:14
merdeka…..
September 3rd, 2009 at 10:23
di sini indonesia… maju terus dengankarya barumu.. cinta negara bukan berarti harus adu otot… adu kreatifitas lebih bernilai.. mari kita berbagi informasi …
September 3rd, 2009 at 13:34
tks
September 3rd, 2009 at 16:52
apa yang penting bagi seri ialah kepentingan dan keperluan rakyat harus diutamakan dulu. tumpahdarahnya keturunan kita dizaman kolonial, apakah setimpal dengan pencapaian rakyat pada hari ini.
September 4th, 2009 at 00:32
nice for visit your site
September 4th, 2009 at 02:59
Klo w bleh kasi koment sedikit ciy, mnurut w gpp jga ciy klo kt make atribut bndera negara lain, cntohnya kaos sepak bola negara lain, ya mungkin karena negara itu memiliki kelebihan tersendiri, dan wajar klo mengidolakannya. Make atribut negara lain bukan berarti klo kta ga menghargai perjuangan para pahlawan buat mengibarkan bendera merah putih…
Ya klo make cuma sebagai motivasi agar bisa mmbuat kta lebih semangat buat membuat bangsa kita lebih maju why not…??? selama itu ga menginjak2 harkat dan martabat bngsa kita…. kan memakai atribut negeri sendiri tapi dalam hatinya ga tertanam jiwa “nasionalis” ato menghargai bangsa sendiri menurut w percuma juga ciy…
Jdi intinya tergantung dari hati tiap insan yang ada aja ciy…
Ya ini cuma pendapat w doank, kalo memang da yang salah harap di maafkan…peace… ^,^v
September 4th, 2009 at 11:08
to: JacK_p0t, thanks commentnya sob, sy sepakat, kalo soal atribut olahraga, misalnya kaos negara lain sih memang kelitannya ngga terlalu prisnsipil bro. yg jadi masalah, yg terang2an pake baju bergambar bendera negara lain, dan keliatan begitu PD dengan apa yg dipakainya bro….pendapatmu menurut saya ga ada salahnya kok, cuma pendapat itu menururut saya bisa masuk dalam wilayah “grey area”..alias kurang jelas….hati manusia susah dibacanya, yg paling mudah yg terliha5t mata saja, maaf friend kalo komen balik saya ngga tepat
September 4th, 2009 at 14:12
assalamu’alaykuum…
salam kenal dari timur…
senang, nt udah berkunjung ke bilik ana yg sederhana…
salam juang untuk negeriku Indonesia..
jangan biarkan apapun milik kita diambil lagi! jangan mau dijajah lagi secara “HALUS”. mereka adalah makhluk halus yg terlalu iri dengan ragam budaya kita. SEMANGAT!!
September 4th, 2009 at 16:21
Negara lain cinta mati kepada Indonesia, anak bangsa sendiri cinta negara lain! Apa yang tidak diambil negara lain …. laut dan seisinya, pasir dan pulaunya …… dan jadi tempat pembuangan sampah ……! Mana ada yang mengaku sebagai anak bangsa Indonesia! Buktinya adem ayem melihat semua ini! Ayo buktikan kalau kalian semua sebagai bangsa Indonesia … bangkit …. bangkit …. bangkitkan rasa percaya diri untuk mulai berjuang mempertahankan Negara Indonesia Yang Kaya Raya!
September 5th, 2009 at 00:03
piye-piye oleh.
September 11th, 2009 at 08:54
[...] Kecil 6. Kebanggaanku Seorang Anak Desa Terhadap Indonesia 7. Pramuka Untuk Indonesia 8. Menjadi Bangsa yang Percaya Diri 9.Teriakan Kemerdekaan Dengan Bahasa Indonesia Yang Benar 10 Warna-warni Merah [...]
September 11th, 2009 at 09:26
Bangga bila kita telah sanggup berdiri tegak diantara bangsa - bangsa…….
hari ini kita belum merdeka….. Hutang telah membelenggu kita, Hilang Suara lantang Dikancah Dunia,….. negara tetangga pun boleh berbangga diri…….
Usia 64 Tahun, bagai seorang lelaki ringkih, menatap senja…. dengan 200 juta keturunannya, tidak ada warisan kebanggaan kecuali 2000 trilyun Utang luar negri……..
Kekayaan yang dihamburkan hanya untuk kebanggaan diri…tetapi membiarkan kelaparan, Kebodohan, Penindasan dan kezaliman….
Save Indonesia………
September 11th, 2009 at 11:50
[...] Kecil 6. Kebanggaanku Seorang Anak Desa Terhadap Indonesia 7. Pramuka Untuk Indonesia 8. Menjadi Bangsa yang Percaya Diri 9.Teriakan Kemerdekaan Dengan Bahasa Indonesia Yang Benar 10 Warna-warni Merah [...]
September 11th, 2009 at 13:11
Nice Post…
Lam Kenal…
Btw Selamat udah Msk 10 bsr
September 11th, 2009 at 14:26
mantab gan
September 11th, 2009 at 18:14
[...] Kecil 6. Kebanggaanku Seorang Anak Desa Terhadap Indonesia 7. Pramuka Untuk Indonesia 8. Menjadi Bangsa yang Percaya Diri 9.Teriakan Kemerdekaan Dengan Bahasa Indonesia Yang Benar 10 Warna-warni Merah [...]
September 11th, 2009 at 18:15
[...] Kecil 6. Kebanggaanku Seorang Anak Desa Terhadap Indonesia 7. Pramuka Untuk Indonesia 8. Menjadi Bangsa yang Percaya Diri 9.Teriakan Kemerdekaan Dengan Bahasa Indonesia Yang Benar 10 Warna-warni Merah [...]
September 15th, 2009 at 08:10
Whuaaah selamat negh, masuk deretan orang beruntung…
September 16th, 2009 at 20:03
salam kenal…………..
September 16th, 2009 at 21:42
thanks temen2 semua buat dukungannya. yg luar biasa bukan karena saya menang di kompetisi blog. tapi yg luar biasa adalah atensi temen2 di blog ini, dan silaturahmi yg dahsyat. SELAMAT BERAKTIVITAS-SELAMAT BERKARYA!!!
Oktober 25th, 2009 at 23:13
apik rek. nyontek yo?
Oktober 27th, 2009 at 10:19
Wah, postingan yang sangat menarik. Bisa menjadi wacana yang bagus bro. Thanks, salam kenal yah
Nopember 16th, 2009 at 07:36
setuju sob……….
September 2nd, 2010 at 22:29
holy cow that is a crazy language. i speak both Spanish and English.. but they are some what related. I can imagine learning that.
Oktober 14th, 2010 at 02:09
Different people all over the world receive the credit loans from different banks, because it is easy.
Januari 5th, 2011 at 09:50
terimakasih tas postingnya
semoga sukses selalu..
Juli 16th, 2011 at 01:59
You really make it seem so easy with your presentation but I find this topic to be actually something that I think I would never understand. It seems too complicated and very broad for me. I’m looking forward for your next post, I’ll try to get the hang of it!
Agustus 18th, 2011 at 08:56
Wonderful article. I been looking for one on a similar note. I guess you always have something up your sleeve.
Desember 4th, 2011 at 14:17
I strived to buy term paper in the internet and the issues used to be high! I suggest high school students utilizing the reputed custom writing services to get high quality custom papers!